Setelah beberapa saat bertanya-tanya (dan ’ironisnya’ disertai beberapa pengalaman juga, hehe … ^^) akhirnya ada dua hal yang saya sadari dari pertanyaan teman saya dalam posting blog sebelumnya soal kecantikan. Bukan merupakan waktu yang singkat (dan mudah!) untuk bisa memperoleh kesimpulan yang sebenarnya sederhana ini. Yang pertama, saya sadar kalau ternyata konsep ’cantik’ dan ’menarik’ itu berbeda. Kecantikan hanya berada pada batas fisik, dan menarik di sisi lain, ialah tentang siapa dirimu sebenarnya. Ada seseorang yang terlihat cantik dari luar, tapi bagi orang yang telah mengenalnya dia bukanlah pribadi yang menarik (bersikap arogan atau terlihat terlalu manja umpamanya). Di sisi lain juga ada seseorang yang dinilai ”kurang cantik atau tampan” dari sisi penampilan fisik, tapi di mata orang lain dirinya begitu menarik (misalnya caranya membawakan diri atau pola pikirnya yang mempesona).
Yang kedua akhirnya saya jadi yakin kalau sebenarnya pada dasarnya kita semua menarik dengan cara kita masing-masing. Saya, Anda, atau siapapun juga orang yang Anda kenal, percayalah bahwa kita sebenarnya menarik. Hanya saja yang sering terjadi adalah Anda atau bahkan dirinya sendiri tidak menyadarinya. Pasti sering Anda temui teman dekat atau kenalan Anda yang sebenarnya secara fisik dia tidak spesial, namun dalam kesehariaanya dia dapat menarik perhatian banyak orang. Seorang teman cewek saya dulu pernah terheran-heran dengan berkomentar begini, ”Ngga, kenapa ya aku bisa nge-fans banget ma si X, padahal dia ganteng enggak, kaya juga enggak. Tapi kalau dia uda ngomong rasanya ….”. Kamu sendiri juga mungkin pernah mendengar atau malah pernah mengalaminya bukan?
Mungkin ada diantara kita yang kadang sempat berpikir kalau ”saya ini tidak menarik’ atau ”tidak mungkin ada cewek atau cowok yang bakal suka ma aku” yang lalu kemudian kadang menarik diri dan menjadi minder. Hei… ingat.. ada kecantikan dalam dirimu yang tidak kamu sadari! Seringkali kita berpikir bahwa kecantikan harus berwujud pada citra fisik semata. Memang pada dasarnya manusia menyukai kecantikan fisik (emang siapa yang nggak mau dapat pacar Dian Sastro atau Nicholas Saputra? Hehe …), tapi seperti hakikat kecantikan fisik itu sendiri, itu bukanlah ”kesukaan” yang sejati. Sering kita rasakan semakin lama kita berusaha terlihat cantik, mengubah penampilan dan pembawaan, kita sadari kita menjadi semakin tidak puas atas apa yang kita miliki. Adalah sungguh merupakan sebuah anugerah apabila kita disukai oleh orang lain, lebih-lebih dicintai, bukan atas fisik yang kita miliki namun atas siapa kita sebenarnya. Dicintai atas apa yang kita miliki dalam jiwa kita, atas siapa kita sebenarnya. Dicintai bukan sebagai Nina yang berkulit putih dengan rambut hitamnya, namun sebagai Nina yang ceria dan jujur, sebagai Nina yang juga rapuh dan egois.
Bagi saya, orang-orang yang saya kenal bagaikan sebuah kotak-kotak hadiah yang menunggu untuk dibuka. Apapun isinya, yang harus saya lakukan hanyalah melihat lebih dalam, melihat dari sisi yang lain. Dan saya yakin tiap orang itu menarik dan spesial, seperti kotak hadiah itu sendiri ^^. Saya pernah mendapat ’hadiah’ besar ketika saya tahu bahwa teman saya yang benar-benar pendiam dan pasif ternyata memiliki kemampuan menulis puisi yang luar biasa, atau ketika tahu teman saya yang dari luar terlihat ’ngeres dan mesum’ ternyata jauh di dalam hatinya ada cowok setia dan tulus pada cewek yang dia cintai. Seeing is deceiving, ada banyak hal yang tidak kita ketahui tentang orang lain.
Percayalah bahwa ada sesuatu di dalam dirimu, sesuatu, yang membuatmu berbeda dengan orang lain. Sesuatu yang membuatmu lebih bersinar daripada cewek-cewek yang katanya ’idola’ di kampusmu. ’Sesuatu’ yang pada waktunya bakal membuat pangeran impianmu datang dan memberikan hatinya padamu. Sesuatu itu bisa jadi merupakan hal yang remeh dan simple, tapi kita tidak pernah tahu betapa besar mungkin artinya bagi orang lain. Apa yang harus kamu lakukan hanyalah melihat jauh ke dalam dirimu, dan bersyukur atas apapun yang kamu miliki sekarang … ^^
Dan jangan pernah, jangan-pernah, sekalipun berpikir bahwa ’kamu tidak menarik’!!
^^